Pengalaman Wawancara Beasiswa YTB

11:53:00

"I spent two days by bus because I want to reach my dream. Yes, I want to make my dream come true."

Update lebih detail informasi Beasiswa Pemerintah Turki, silahkan kunjungi dan pelajari lebih lengkap di situs berikut:
[Foto dari Turkish Scholarship 2016]
Mengetahui dengan jelas di mana tempat wawancara berlangsung sangatlah penting. Usahakan untuk datang ke lokasi wawancara sebelum hari H untuk menghitung berapa menit waktu yang ditempuh dari tempat tinggal ke lokasi wawancara. Ini untuk menghindari teman-teman datang terlambat mengingat Jakarta sangat macet. Selain itu bisa dibayangkan kalau teman-teman belum tahu lokasi kemudian macet dan berefek pada keterambatan datang ke tempat wawancara.

Saya ingin kembali tujuan saya menulis tulisan ini; berbagi pengalaman seputar interview beasiswa Turkish Burslari Scholarship di tahun 2012.

Waktu itu saya sedang bersiap-siap pulang untuk merayakan Maulid di kampung halamaan ketika tiba-tiba tablet saya berbunyi aneh, email masuk. Email dari AHMET ALEMDAR yang membuat saya senang tapi juga susah. Susah memikirkan uang untuk ke Jakarta, senang karena ternyata saya mampu untuk menembus tahap selanjutnya (wawancara). Dan alhamdulillah sekarang bisa sampai di negeri para penakluk—ini gelar yang saya berikan untuk Turki.

Berikut ini beberapa pengalaman yang ingin saya bagi:

Location: Interview Venue

Hanya berbagi cerita, saya dulu tiba beberapa hari sebelum interview, mulai dari survei lokasi hingga mencari penginapan yang dekat dengan tempat wawancara. Usahakan agar tempat menginap dekat dengan tempat wawancara untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti terjebak macet.

Last Year’s Interview Questions

Bertanyalah kepada orang-orang yang lulus wawancara tahun lalu, untuk menambah informasi dan menambah persiapan.

Prepare Your Own Answer

Sebelum saya datang ke Jakarta, saya bertanya kepada para senior yang sudah berada di Turki seputar pertanyaan wawancara. Setelah itu saya menjawab pertanyaannya yang juga saya sesuaikan dengan beberapa tips dalam menjawab pertanyaan beasiswa yang banyak bisa di akses di mbah google.
Sebelum berlanjut ke pembahasan pertanyaan tahun lalu, saya ingin menegaskan bahwa wawancaranya dalam Bahasa Inggris dan bahasa Inggris mereka sangat jelas. Dan yang membuat saya tersihir adalah mata kedua interviewernya berwarna biru. Lelaki bermata biru.

Untunglah saya cepat-cepat tersadar untuk segera konsentrasi menjawab pertanyaaan-pertanyaan mereka, tapi tak bisa dipungkiri, mata biru mereka yang sangat indah itu sering membuat buyar konsentrasi. Hihihi.

Pasti sesi ini yang banyak ditunggu-tunggu. Sebenarnya dari tadi saya sengaja muter-muter gak jelas biar pada penasaran.

Please Introduce Yourself

Sepintas memang pertanyaan ini sangat mudah dijawab. Teman-teman jangan samapai terkecoh. Banyak orang yang menjawab pertanyaan ini dengan “I graduated from XXXX university”. Pertanyaan ini adalah pertanyaan yang membutuhkan jawaban yang menggambarkan siapa Anda. Jawan yang greget. Jawaban yang membuat mereka penasaran dan ingin bertanya lebih dalam. Dan ini jawaban saya waktu itu.

Interviewer: Could you please introduce yourself?
Interviewee: My name is Lale Fatma Yulia Ningsih, but my friend called me Fatma, Fatma not Fatimah. It is not coming from “Fatimah” it just “Fatma.”
Interviewer: Yes yes, we have that name too in Turkey. We have a lot.

Wah waktu itu saya gak percaya apa yang dikatakan mereka. Eh pas sampai di Istanbul ternyata bener banyak. Di asrama saja ada 5 nama Fatma termasuk saya. Intinya adalah lihatlah bagaimana mereka terpancing untuk berbicara juga karena wawancara itu bukan hanya tentang bagaimana kita memperkenalkan diri kita yang pantas untuk dipilih tetapi juga mengenai bagaimana kita membuat orang lain merasa nyaman berbicara dengan kita dan terpancing juga untuk berbicara. Kalau bahasa kerennya bangunlah ikatan hati, atau setidaknya rebutlah hati mereka, make the first impression bahwa anda adalah orang yang enak di ajak ngobrol.

Saya lanjutkan dengan jawaban saya atas pertanyaan untuk memperkenalkan diri saya.

“…I am now a teacher in one of public high school, I also involve in non-governmental organiation such “UNIMIG Indonesia”, and active steering committe in argUMent—one of english debating community in my university.”

Nah ini juga mereka terpancing untuk berbicara, karena saya hanya menyebutkan nama-nama saja. Jadilah mereka bertanya pertanyaan nomor dua dibawah ini.

Could you please explain more?

"I am now a teacher in one of public high school in my home city, sometimes I also help several students’ activities in school. Besides that I also a staff in one of non governmental organization called UNIMIG NTB. UNIMIG NTB stands for “Union Migrant”. Here, I work as Human Resource staff. Specifically I work on developing curriculum in improving Indonesian migrant workers skill such English. Our first concern is to improve migrant prosperity. As we know that Philippians
migrant get higher salary because they speak English, they understand what they should and should not they do because they understand the instructions while Indonesian migrant worker badly paid and badly treated. One of the reason is because they don’t understand the instruction that make them do things wrong then later end up by the bad treatment from their employer. And this is our first concern for the migrant worker. Last but not least, I also active steering committee in one of student organization in my university called argUMent. I am one of the founder. We concern on providing free English course for all student whether they come from science or social science. We also concern on widening student knowledge about general science and latest issue all over the world."

[kali ini mereka tak terpancing apa-apa, Cuma ngangguk-ngangguk saja sambil menulis sesuatu di kertas]

Why Turkey?

Dahulu saya dinasehati oleh seorang yang sudah menjelajah dunia kemana-mana dengan hanya bermodalkan beasiswa. Pertanyaan ini tricky (menjebak). Kata beliau banyak orang yang tergelincir dengan menjawab “Because I love beaches in Australia.” Kata beliau lagi, bener-bener gak mikir itu orang, kalau mau sekedar lihat pantai di Indonesia banyak pantai yang lebih bagus dari pantai Australia.

“Plants need sufficient and good nutrient such NPK in order to produce a good leave, good fruit. It also applicable to human being, in order to give more contribution I should gain more and should be trained more. And I do believe that Turkey is a great place for me to absorb such kind of “nutrition” since education in Turkey is well organized and some of the university are world wide recognized universities."

What is your future plan?

Nah yang ini saya lupa jawaban saya apa. Tapi kalau gak salah ingat jawabannya sama dengan apa yang saya tulis di Letter of Intent. Saya menyebutkan bahwa saya akan kembali ke organisasi dan lembaga tersebut setelah menyelesaian kuliah di Turki. Entah apa pertanyaannya, yang jelas saya pernah berkata seperti ini dalam waancara tersebut:

I want to make them see that I can do it, I can go travel to Jakarta on my own. I spent two days by bus because I want to reach my dream. Yes, I want to make my dream come true.

From where you got the information

Kalau yang ini saya gak tau apa yang melatar belakangi mereka untuk bertanya yang seperti ini. Kalau saya dulu menjawannya dengan saya mengetahui informasinya dari salah seorang teman satu organisasi yang pada saat itu [saat wawancara beasiswa] sudah berada di Turki dengan beasiswa ini.

Come Earlier

Ketika interviewernya sudah kehabisan pertanyaan, salah satu dari mereka meraih kertas dan melihat jadwal. Kemudian berkata “Fatma, you come earlier” dan dengan mantap saya menjawab “Yes, I don’t want to lose my chance."

Saya yang seharusnya di interview 13:30 – 14:30 akhirnya di wawancara jam 11an kalau tidak salah ingat. Waktu itu panitia menyediakan absen, jadi urutan interview bukan urutan yang tertulis di email lagi tetapi mengikuti absen. Entah disengaja atau tidak. Tapi saya rasa itu adalah salah satu pertimbangan bagi mereka, karena salah satu dari mereka berkata seperti itu, artinya bahwa mereka put it into consideration.

Sebelum beranjak pergi, mereka meminta saya untuk menunjukkan dokumen asli seperti passport, ijazah dan transkrip. Hanya dilihat saja, dan kemudian kita bawa kembali. Sebelum saya pergi saya berkata “It was so cold when I just entered the room, but during the interview it was so hot, maybe because the hot seat.” 

Mereka kemudian tertawa. Pun saya menimpali dengan senyum khas saya yang manis sebelum meninggalkan ruangan kepada dua lelaki bermata biru tersebut.

Your “two” angel! Do’a orang tua, saya rasa teman-teman sudah membaca buku I. Santoso. Jadi saya tidak perlu susah-suah menjelaskan. Ada dua malaikat yang senantiasa doanya cepet sampai, seperti jalan tol.

Doa lagi! Tentunya jangan lupa berdoa untuk diri sendiri, juga tambahkan dengan sholat malam.

Shadaqah

Tak lupa untuk banyak-banyak memberi, kepada ibu-ibu penjual kue pinggir jalan, tukang ojek yang belum dapet pelanggan sejak pagi, bahwa mereka juga punya mimpi seperti kita. Mimpi untuk menyekolahkan anak-anaknya, mimpi untuk bisa makan malam ini, mimpi untuk bertahan hingga esok.

Semangat berjuang
Salam

Fatih, Istanbul, 02 Mei 2013


Lale Fatma Yulia Ningsih
Penerima beasiswa Pemerintah Turki tahun 2012. Tulisan ini bersumber dari blog Lale di sini

Silahkan Baca Juga

Previous
Next Post »

16 comments

Write comments
18 April 2016 at 14:46 delete

Kak, bisa kasih tipsnya jika kita akan diwawancarai.
Aku tertarik banget buat ngambil beasiswa di turki.

Reply
avatar
18 April 2016 at 14:47 delete

Kak, bisa kasih tipsnya jika kita akan diwawancarai.
Aku tertarik banget buat ngambil beasiswa di turki.

Reply
avatar
19 April 2016 at 01:37 delete

sila baca ini http://www.turkishspirits.org/2016/03/pengalaman-wawancara-beasiswa-turki.html

Reply
avatar
1 September 2016 at 18:03 delete

Mau tanya tentang universitas yang menyediakan program magister bahasa arab di turki

Reply
avatar
4 September 2016 at 22:31 delete

Ada kak, di kampus kayak Ankara Univ dan Istanbul Unik ada. Tapi untuk S1 nyaris semua kampus di Turki ada. Di Selcuk Univ juga ada, Silahkan didadami/

Reply
avatar
19 October 2016 at 01:05 delete

Permisi kak mau tau apa sebelum atau sesudah interview ini bakal ada test tertulis gak? Klo ada testnya itu mencakup bidang apa aja ya trims

Reply
avatar
15 December 2016 at 16:21 delete

ka mau tanya,universitas yang ada fakultas ekonomi di turki ??

Reply
avatar
15 December 2016 at 17:19 delete

Semua unıv dı Turkey ada fakultas ekonomi, kak

Reply
avatar
26 April 2017 at 11:09 delete

waktu antara apply beasiswa dengan panggilan interview berapa lama ya? saya sudah apply utk 2017 namun belum ada panggilan, status di sistem pun masih awaiting evaluation. sudah tanya via email tpi disuruh tunggu aja. terima kasih.

Reply
avatar
16 May 2017 at 07:52 delete

Kak kalo nilai TOEFL cuma 557 cukup ga ya? (Saya mau ambil teknik di METU).

Kalo banyak ikut organisasi tapi ga jadi chairman (cm anggota) bisa g?

Kl pengalaman konfrens & lomba2 internasional perlu diomongin juga ga? (Soalnya pengalaman temen yg ikut LPDP kl kebanyakan omong itu di cap sombong)

Please help me with some enlightment. Aku tertarik nih kuliah di negri Hurrem

Reply
avatar
5 August 2017 at 17:30 delete

salam kak.. boleh tahu itu dokumen yg dikirim kayak ijazah mulai sd-sma harus pakai sworn translator nggak kak ?

Reply
avatar
21 August 2017 at 06:15 delete

kira-kira kalau bahasa inggris kita kurang jelas pada saat di interview itu bagaimana? apakah bisa dialihkan berbahasa turki?

Reply
avatar
30 September 2017 at 16:10 delete

kak, transkip nilai itu berarti entar diambil rata rata dari kelas 10 11 12 gitu ya?

Reply
avatar
30 September 2017 at 16:10 delete

kak, transkip nilai itu berarti entar diambil rata rata dari kelas 10 11 12 gitu ya?

Reply
avatar
30 September 2017 at 16:25 delete

trus maksud ini gimana "• For Undergraduate degree applications 70 % " ?

Reply
avatar